Dua insan manusia itu memasuki sebuah rumah besar nan mewah.Tetapi mata mereka tetap tidak tergerak dari layar ponsel mereka.Apa-apaan sih??Mereka lagi ngapain?!?
“Eh den Deva sudah pulang..lha ini siapa tha den?”Tanya seorang wanita paruh baya yang berada di rumah itu.Deva enggan menjawab dan memutuskan untuk diam.
“Misi bi…”Sapa silvia halus.
“Oh iya non…”Jawab bibi.”Siapa tha non cantik ini??ayunya…”Ucap bibi.
“Aku Silvia bi… :)”Jawab Silvia seraya tersenyum manis.
“Oh iya silahkan masuk non…”Ucap bibi.Silvia pun segera menyusul Deva masuk ke rumahnya.Ia mengikuti Deva untuk memasuki sebuah ruangan.Setelah sampai di ruangan itu,Silvia memperhatikan sekelilignya.Sedangkan Deva langsung fokus kembali pada layar ponselnya.Tak lama kemudian,HP Silvia bergetar dan dengan sesegera mungkin ia membuka pesan yang masuk ke HP nya.Ooooh…sekarang baru faham…mereka tuuuuuuuuh…lagi SMS-AN!!o…ow…intip aja deh yuk apa isi smsnya!!
From: Deva
Ini kamar gw…sorry aja dah kalo jelek and sempit…oh iya gw mau ganti baju dulu deh!!lo tunggu sini aja yah!!
Lalu Silvia segera me-reply SMS itu,
To: Deva
Stress lo!!kamar lo ini gatau deh kayak apanya gue!!rumah gua kali sekamar lo ini!!wkwk…Lebay!!yaudah lah sono lu ganti baju dulu!! :P
Lalu setelah deva membaca sms balasan dari Silvia ia masuk ke kamar mandi membawa baju ganti…
*..*
Beberapa saat kemudian,Deva pun keluar dari kamar mandi.Lalu ia segera meraih HP nya.Beberapa kali ia mencoba untuk mengirim pesan pada Silvia.Tetapi selalu gagal.Dan saat mengecek pulsanya…
PulsaUtama Rp.0 &
Bns Pulsa Rp0,Aktif
21/04/10,Tenggang
21/05/10. SMS Harian
0 SMS.Nikmati BROADBAND
Rp1000/hari ktk
*777*1*5#
“APA?!!Anjrit pulsa gw abis!!”Teriak Deva.Deva mulai gelagapan.Mana mungkin ia bisa berbicara lancar dengan Silvia.Kendalanya jika mengobrol dengan Silvia ia akan grogi setengah mati.Dan sekarang?pulsanya habis.Apa boleh buat? Mau gak mau Deva harus terbiasa ngomong dengan Silvia mulai saat ini.Tampaknya pola berfikir Deva sangat pendek sehingga tidak memikirkan bagaimana jika pulsanya hanis seperti yang dialaminya saat ini.
“E…emm…ng…d…s…em…em…s…sil…ap…apa…it…itu n…n…nam…nama…namanya…p…pulsa…g…gue…a…ab…abis…ng…k…k…kit..kita ngo….ngomong…n…nya…l…lang…langsung…a…aja…y…y…yaa…”Ucap Deva terbata-bata.
“Eh?em iya gak papa santai aja kali…ng…kenapa dev??kok grogi gitu sih ngomongnya??”Tanya Silvia.
“Hah ng…g…gak kok…em..b..biasa…aja…”Jawab Deva yang mulai terbiasa berbicara berbicara dengan Silvia.Sikap Silvia yang santai telah membuat Deva malu dan agak menghilangkan rasa groginya.
“Ehm…yaudah deh ya kita kerjain sekarang aja tugasnya…”Ucap Silvia lalu mengambil kertas yang dibagikan tadi.Begitupun dengan Deva.Lalu mereka duduk bersama dan mulai mengerjakan tugas itu bersama.
^_^
“Nomor 47…Kasih sayang?”Silvia membaca soal nomor 47 lalu mengerutkan keningnya.Bingung.”Apa ya maksudnya??”Silvia mulai memutar otaknya.Begitupun dengan Deva.Lalu…TING!!Mata mereka berbinar-binar.
“CINTA!!” Seru keduanya bersamaan.Lalu mereka bertatapan.Pipi Silvia rasanya panas.Ia menahan rasa malunya.Mereka berdua segera memalingkan wajah mereka dan salting sendiri.
“Ehm…nomor 48…”Silvia mulai membacakan soal nomor 48 untuk mengalihkan pembicaraan.
@..@
Sementara di rumah Cakka…
“Eh bentar lagi kita selesai nih!!”Ucap Oik dengan senyum mengembang di bibirnya.Cakka mengangguk.
“Eh Cak,lo tuh berapa bersaudara sih?”Tanya Oik.
“Cuma dua bersaudara…”Jawab Cakka.
“Ooooh…punya kakak apa punya adek?”Tanya Oik.
“Kakak…biasanya aku manggil dia MasEl…”Jawab Cakka.
“Ooooh…”Oik hanya menggumam.
P_P
“Duh udah sore nih dev…untung udah slese…gue balik dulu deh ya!!”Ucap Silvia sambil membereskan alat tulisnya.
“Gue anter ya??”Tanya Deva.
“Gak usah gue sendiri aja…”Jawab Silvia.
“Emang lo pulang naik apa?”Tanya Deva.
“Ya jalan kaki lah!!lagian ongkos gue juga udah abis…”Jawab Silvia.
“Hah?!!Jalan kaki?!!perempuan tuh gak boleh jalan kaki tau kalo udah sore gini!!udah mau maghrib soalnya…”Jelas Deva. “Gue anter deh ya??”Tanya Deva sekali lagi.
“Emm…ya udah deh!!”Jawab Silvia.Ia lalu beranjak berdiri.Begitupun dengan Deva.
>_<
Keesokan harinya…
“Ik,kamu berangkat sekarang nak??”Tanya mamanya begitu melihat Oik turun dari tangga sudah rapi dengan pakaian seragamnya.
“Iya lah ma!!”Jawab Oik.
“Gak sarapan dulu?”Tanya mamanya.
“Nggak ah ma!!udah telat!!lagian Oik juga mesti jemput Silvia dulu…”Jelas Oik.
“Nanti kamu sakit lho,Ik!!”Mamanya memperingatkan.
“Ah gak bakaaaal!!yaudah Oik berangkat dulu deh ya ma!!dah mama!!”Ucap Oik lalu segera beranjak menuju pintu rumahnya.
“Ik tapi kamu sarapan di sekolah ya nanti kalo masih ada waktu!!”Nasihat sang mama.
“Iya maaaa…”Jawab Oik lalu segera cabut tancap gas…
}_{
“Silviaaaaaaa!!”Panggil Oik di depan rumah Silvia.Seorang gadis cantik nan manis pun keluar dari rumah itu dengan tergesa-gesa.Gadis itu pun akhirnya masuk ke dalam mobil Oik.
“Ik!!gila loe!!lama banget lo jemput gua!!”Ucap Silvia.
“Iya gue telat bangun hehehe…”Ucap Oik lalu cengengesan.
“Yeee.dasar lo!!udah SMA aja masih telat bangun!!jangan-jangan masih ngompol lagi!!”Ucap Silvia.
“Ya gak laaaaahh!!”Ucap Oik.”Waktu SMP sih masih pernah sekali…hehehhe…”Lanjut Oik.
“Iiiiii Oikkkk!!gue bilangin Cakka mampus lo!!”Ucap Silvia.
“Eh?bilangin aja yeee!!siapa dia siapa gue!!yang ada lo gue laporin ke DEVA!!”Ucap Oik.
“Yeeee!!siapa dia siapa gue juga??”Ucap Silvia membalikkan kata-kata Oik.
“Eh copycat dasar lu!!oh iya anyway…gimana sil kemaren??”Tanya Oik sambil menaik-turunkan alisnya jahil.
“Ih apadeh loooo!!kemaren tuh ya gak gimana-gimana!!”Jawab Silvia.Pipinya sedikit memerah.
“Huh,gak seru nih!!gak mau berbagi cerita sedikiiiiiiiit ajaaaa!!”Ucap Oik.
“Cerita apa sih??ya gak gimana-gimana!!oh…gue tau!!lo kali noh yang kemaren gimana??”Tanya Silvia.
“Weeee….copycat lagi lu!!ya gak gimana-gimana sih yaaa!!”Jawab Oik.”Oh ya!!kemaren tuh gue ngerjain tugas and then pulang!”
“Terus??adaaaa….something special gitu??”Tanya Silvia.
“GAK!!”Jawab Oik.
“Ayolah…gak usah malu-malu sama Silvia Aria ini… ;) “ Ucap Silvia.
“Akh…suer silviaku sayang…sumpah!!”Ucap Oik.
“Oh…sumpah ya??ucup-ucup…sayang…nang ning nang ning nang niing nung…”Silvia malah berceloteh layaknya seorang ibu yang sedang mendiamkan anak bayinya yang terus-terusan menangis.Oik malah menatapnya seram.Kenapa Silvia jadi kayak gini?? Pikirnya.
+..+
“Ya,bagaimana tugasnya??apa sudah selesai semua??”Tanya kak Shilla pada seluruh anak-anak kelas 10 B.
“Sudah kaaaaaaaaaaaaaaakk!!”Jawab anak-anak serempak.
“Emm…okay bagus!!silahkan kumpulkan di meja sini…”Ucap Kak Shilla.Anak-anak pun segera mengumpulkan tugas itu di meja guru yang untuk saat ini dipakai Shilla.
Setelah selesai seluruhnya mengumpulkan…
“Baik…sudah semua ya??sekarang kita masuk sesi pertama hari ini..yaitu…”Ucap Kak Shilla sambil meneliti kertas yang dipegangnya.
TOK!TOK!TOK!
Pintu kelas 10 B diketuk oleh seseorang.Shilla pun bangkit dari duduknya dan segera membukakan pintu.Seorang guru masuk perlahan ke kelas 10 B.
“Selamat pagi anak-anak semua…saya Miss Ira Maya Sopha…kalian bisa memanggil saya Miss Ira…saya menjabat sebagai kepala sekolah di sekolah ini…uhm…kedatangan saya kesini untuk memperkenalkan kalian pada wali kelas kalian…selanjutnya akan dilanjutkan oleh Shilla…”Ucap Miss Ira.Lalu seorang guru berpenampilan glamour memasuki kelas 10 B.
“Uhm…selamat pagi anak-anak…saya Miss Winda Viska Ria…kalian bisa panggil saya Miss Winda…saya akan menjadi wali kelas kalian selama setahun ini…emm…oke semoga kalian semua betah di kelas ini…jika ada masalah…kalian bisa melapor pada saya…”Ucap Miss Winda.
Semua anak kelas 10 B bertepuk tangan riuh.
“Baik anak-anak cukup sekian..oh iya,ehm…ini kan hari ketiga kalian menjalani masa MOS…berarti tinggal dua hari lagi kalian menjalani masa MOS…lalu…pada hari jumat malam…kita akan mengadakan sebuah party di sekolah ini untuk menyambut siswa dan siswi baru…informasi selanjutnya nanti akan segera disampaikan…terima kasih ya anak-anak atas perhatiannya…saya dan Miss Winda permisi dulu…”Ucap Miss Ira panjang lebar lalu segera meninggalkan kelas 10 B.
Setelah Miss Ira dan Miss Winda keluar…
“Duh,kok gak ada jadwalnya ya,..pad…”Belom sempat Kak Shilla menyelesaikan kalimatnya,pintu diketuk kembali.
TOK!TOK!TOK!
Shilla pun membukakan pintu lagi.Kali ini yang datang bukanlah seorang guru melainkan kakak-kakak senior.Mungkin teman dari Kak Shilla.
“Shill,lo ada jadwalnya gak buat sesi pertama ini??di gue gak ada nih!!”Ucap seorang kakak manis pada Kak Shilla.Di Badge nya tertulis nama “Sivia Azizah”.
“Lo juga nggak ada??ya sama gue juga!!Si Riko sama Sion mana lagi nih…!!”Dan tiba-tiba saja dua orang cowok remaja bergabung dengan kedua cewek manis itu.
“Eh!!mana nih kacau banget yang buat jadwal!!masa kagak ada jadwalnya di sesi pertama??”Tanya Kak Shilla pada kedua orang itu.
“Tadi Mr.Duta pesen ada kesalahan teknis sama jadwal itu…sesi pertama tuh katanya ini nih baca nih di jadwal gue!!”Ucap Sion memperlihatkan jadwalnya pada Shilla,Sivia,dan Riko.
“Memperkenalkan para siswa dengan peraturan di sekolah ini…”Shilla membaca kata demi kata.
“Ooooh…terus mana kertas peraturannya?”Tanya Shilla.
“Sabar kali!!nih,,”Ucap Sion lalu membagikan kertas pada Shilla,Sivia,dan Riko.
“Yaudah deh gue balik dulu!!kasian junior gua lama nunggu!!”Ucap Kak Sivia berlalu pergi meninggalkan teman-temannya.Dan akhirnya semuanya pun menyusul Sivia untuk kembali ke kelas junior yang mereka bimbing.
“Hem…baik kita mulai sesi pertama hari ini…”Ucap Kak Shilla.
“Kak!”Seorang anak kelas 10 B mengangkat tangan.Tubuhnya yang mungil tidak menjamin bahwa ia adalah siswa kelas 10.
“Ya?kamu?ada apa?”Tanya kak Shilla.
“Yang tadi itu siapa aja sih kak?”Tanya anak itu.Namanya adalah Bastian.
“Itu temen saya…senior kalian juga…tapi mereka bimbing kelas lain…yang cewek namanya Sivia…kalo yang dua cowok itu namanya Riko sama Sion…”Jawab Shilla sambil meneliti kertas yang dipeganya (lagi).
“Ooooh….Bastian tau deh!!pasti yang namanya Kak Riko itu pacarnya Kak Shilla kan??terus Kak Sion itu pacarnya Kak Sivia kan??Bastian tau dari temen-temen Bastian yang di kelas lain…”Ucap Bastian polos namun cukup bisa membuat Shilla terlonjak kaget.
“Jangan sok tau…itu termasuk peraturan sekolah ini…terus kedua…gak boleh membantah guru ataupun kakak senior…sopan santun pada siapapun…dilarang bertindak kekerasan…dilarang merokok…dilarang terlambat datang ke sekolah…mendengarkan jika guru menjelaskan…aktif…menghargai satu sama lain…membantu teman yang sedang kesulitan…memakai baju yang rapid an tidak boleh dikeluarkan,..harus memakai sepatu hitam dan kaus kaki putih…menjunjung tinggi nama baik Sekolah Taruna Bintang…tidak membawa komik dan semacamnya…oh iya,hem…handphone boleh dibawa tapi tidak dimainkan saat pelajaran,…terus dilarang untuk bolos sekolah…gak pake make up ke sekolah…terus gak boleh bawa uang yang berlebihan…gak boleh pake perhiasan yang berlebihan…no romance in school…terus…udah deh segitu aja… itu untuk peraturan intinya aja…yang lainnya peraturan ringan tapi tetap ada sanksinya tersendiri…jadi mengerti Bastian??mengerti semua??”Tanya kak Shilla.
“Mengerti kaaaaaaaaakk!!”Seru semuanya.
TENG!TENG!TENG!!
“Yaudah sehubungan sudah bel istirahat…kalian boleh istirahat sekarang…”Ucap Kak Shilla lalu beranjak keluar kelas disusul siswa-siswi kelas 10 B.
~ Bersambung~
Udah deh ya segini dulu part 4 nya…nanti kulanjut lagi…sorry kalo pendek…
And wait for "Journey Of Life #5"
Keep comment ;)
Saturday, January 30, 2010
Journey Of Life #4
Posted by Valisha Nabila at 8:59 PM 0 comments
Sunday, January 17, 2010
Journey Of Life... #3
Hai all!!
sorry ya lama ngepost!!hhe...
soalnya HP error terus nih kalo buka blogger!!ini juga ngepost lewat computer...
oke langsung aja!
chekidot!!
Journey Of Life... #3
“Sil,mulai hari ini…kamu mama bawain bekal ke sekolah ya!!jangan lupa dimakan yaa!!”Ucap sang wanita kepada anak gadisnya.
“Kok??tumben ma?”Ucap anak gadis.
“Iya gak papa….gak boleh?”Tanya wanita itu.
“Boleh sih ma…tapi yaa…tumben aja gtu…”Jawab gadis itu.
Mereka adalah Silvia dan sang mamanya.
“Yaudah deh ma!Silvia pergi dulu ya!!!”Ucap Silvia.
“Iya…hati-hati yaa Sil!!Bekalnya jangan lupa dimakan!”Ucap mamanya.
“Iya maaa…udah yaa!!dah mamaaa!!”Ucap Silvia.Ia lalu segera pergi setelah berpamitan dengan mamanya.
+_+
“Non Silvia tumben nggak berangkat bareng non Oik?”Tanya supir Silvia saat mengantar Silvia ke sekolahnya.
“Ah…Oik mobilnya mogok!!katanya sih dia dianter papanya…”Jawab Silvia.
“Ooooh…”Gumam supir Silvia.
-_-
“Ik!!Oik!!”Panggil Silvia ketika melihat Oik berada tak jauh di depannya.
“Eh Sil!!Berangkat sama siapa lo?”Tanya Oik,
“Supir lah!!”Jawab Silvia.
“Oooh…eh gimana??lo bawa gak perlengkapan MOS nya?”Tanya Oik.
“Bawa dong!!Lo juga kaaaan??””Silvia balik nanya.
“Yap!!”Jawab Oik.
Lalu mereka pun memasuki kelas mereka.
~_~
Kriiiiiiiiiiiiiiiiiiingg!!
Bel istirahat pun berbunyi.
Semua anak segera berhamburan keluar kelas.
Silvia tak lupa membawa bekalnya.
“Lha?Sil?Tumben bawa bekel?”Tanya Oik bingung.
“Tau nih nyokap!mulai aneh!wkwk…”Jawab Silvia.
“Ah aneh lo Sil!yuk ah!!eh eh,ntar!kita gak bisa ke kantin!!lo ntar pingsan lagi!!”Ucap Oik.
“Di kantin tapi yang di lantai tiganya aja…kan biasanya sepi!”Ucap Silvia.
“Boleboleboleh!tapi ntar gw beli makanan dulu dibawah…lo tunggu diatas…okeoke?”Ucap Oik.Silvia mengangguk seraya tersenyum..
O_o
“Sil,majalah itu lhoo yang apa namanya!itu lah pokoknya!udah terbit yang edisi barunya lhoooo!!”Ucap Oik pada Silvia ketika mereka dalam perjalanan menuju kantin.
“Oh ya??wah gw mau beli ah!”Ucap Silvia.
Saat itulah seorang cowok yang sedang bermain basket dengan temannya memperhatikan kedua gadis itu.
‘Gimanaaaa yaaa caranyaaa biar gw bisa dapetin tu cewek??susah banget rasanya…’Fikir cowok itu dalam hati.
BRUGGG!!
Bola basket mampir dengan manisnya di kepala cowok itu.
“Aww!!addduuuuhh!!sakiiiitt!!apaan banget dah lu Deeeeeeevv!!”Ucap Cakka. “Ih lagian!!lo daritadi ngelamun mulu!!lagi liatin siapa siiiihh??”Tanya Deva lalu memperhatikan sekelilingnya.”Oooh diaaaa…udah cepet lo tembak dy aja!ntar keburu diambil orang lhoooo!!”Ucap Deva ketika menangkap sosok Oik yang sedang berjalan bersama Silvia.
“Apaan sih Dev!!gw gak lagi liatin dia kok!!”Ucap Cakka menundukkan kepalanya sambil tersipu malu.
“Ah masaaaaa??iya juuga gak papa kaliiii!!”Ucap Deva yang semakin menggoda Cakka.
“Hoalaaaaahh!!lo kali yaa yang suka sama Silvia!!ya kaaaaaaaaaaann??”Giliran Cakka kali ini yang menggoda Deva.
“Nggaaaaaaaaaaakk!!ih cakka yaaaa yang suka sama Oiiiikk!!”Ucap Deva.
“Nggak tuh,udahlah dev…lo kali yaa yang suka sama silvia…ngaku aja lagiii!!”Ucap cakka sambil nyengar-nyengir gak jelas.
“Nggak iiiiii….cakka….!!”Deva malah tambah malu-malu membuat Cakka tertawa geli.
“Udah ah Cakka mah gak asyik ah!ngeledekin melulu…”Ucap Deva lalu beranjak berdiri.”Gw mau beli minum di kantin…”Ucap Deva.
“Ah masaaaaa??mau beli minum apa mau ngapelin gebetaaaaann??”Tanya Cakka sambil menaik-turunkan alisnya.
“Cakkaaaaaa!!Stop it!!”Ucap Deva lalu benar-benar meninggalkan Cakka.Akhirnya,Cakka pun mengikuti dibelakang Deva sambil tak henti-hentinya tertawa geli.
X_X
“Eh,eh,…kita makannya diatas aja yuuuukk!!”Ajak Deva.
“Nah lho?tumben?kan biasanya lo paling demen dibawah boy!!”Ucap Cakka.
“Ah~ cari suasana baru aja!!lagian udah penuh noh di lantai bawah!kita kayaknya kelamaan maen basket…”Ucap Deva.Matanya tak tergerak dari HP nya.Kelamaan maen basket…Alasan yang cukup masuk akal.Memang itu alas an Deva…atau Cuma akal-akalan Deva??hmm…
^..^
“Sil,tau gak??kan katanya majalah edisi kali ini ngebahas tentang Vierra!!wow!!Kita banget kan Sil??”Oik terus saja mengoceh tentang majalah favorit mereka yang katanya edisi terbarunya sudah terbit.
“Oh…iya…”JawabSilvia santai sambil terus menatap layar HP nya tanpa berkedip.
“Woy Sil!!lo apa banget dah!!gw udah nyerocos panjang-lebaar,lo Cuma respon,’oh…iya…’ Beuh…serius amat dah lu!!lagi ngapain sih lu?”Tanya Oik sambil berusaha melihat apa yang dikerjakan Silvia di HP nya.
“Ah ng….nggak kok…gak lagi ngapa-ngapain!udah lanjjjooott!!”Ucap Silvia seraya memasukan HP nya ke dalam saku.
“Iya jadi tuh di edisi baru ada Vierra nya….”Ucap Oik.
“Oh…wow!!keren dong!!”Ucap Silvia.
“Iyaa!”Ucap Oik.”Eh Sil,sil,itu bukannya…”Seru Oik sambil menyipitkan matanya demi melihat jelas dua orang cowok yang sedang berjalan.
“Siapa??bukan siapa-siapa kali!udah yuk ah!!ntar lagi MOS sesi kedua dimulai lho Ik!yuk!!”Ajak Silvia pada Oik.Lalu dengan cepat Silvia menarik tangan Oik.
U_U
“Sekarang saya akan mengadakan games…tapi games ini harus berpasangan laki-laki dan perempuan…hmm…biar adil…saya kocok aja yaa untuk pasangannya!”Ucap kakak senior yang di badge nya tertulis “Ashilla Zahrantiara”.Katanya sih…panggilannya Shilla.Ya,dialah yang akan mengurus kelas 10 B selama masa MOS seminggu ini.
“Baik pertamaaa…”Kak Shilla membuka dua buah kertas yang digulung.
“Olin dengan Cahya…”
“Teruss…Obiet dengaaaaann…Gita..”
“Rio dengan Aren…”
“Irsyad dengan Rahmi…”
“Bastian dengan Ourel…”
“Deva dengan Silvia…”
“And last…Cakka dengan Oik…”
“Baik sekarang semua sudah ada pasangan…berkumpul dengan pasangan masing-masing!!”Ucap Kak Shilla.
“Cieee yang sama Silvia..”Bisik Cakka pada Deva yang sudah beranjak berdiri.
“Ciee yang sama Oik!!”Deva balik membisik pada Cakka.
“Apa sih Dev…lu juga sama Silvia…!!”Ucap Cakka.
“Elu juga sama Oik hayooo…!!”Ucap Deva.
Sementara di tempat yang tak jauh dari situ…
”Sil,gw malu nih!!”Ucap Oik setengah berbisik.
“Udah gak papa!!lo kan pake baju!!ngapain malu??”Tanya Silvia.”Tapi…gw juga malu…”Lanjut Silvia.
“Duh lo gimana sih??”Ucap Oik.
“Deva,Cakka,Silvia,Oik!!!mengapa kalian belum berkumpul dengan pasangan kalian?!!”ayo cepaaaaatt!!waktu itu emas!!”Ucap Kak Shilla tiba-tiba.Merekapun segera berkumpul dengan pasangan masing-masing.
“Ini games…tapi ada tugasnya juga…hmm…dikumpulinnya terakhir besok…jadi…kalian ngerjainnya bisa disini…tapi saya rasa…tidak akan mungkin bisa selesai hari ini…jadi kalian bisa mengerjakan tugas + games ini di rumah masing-masing bersama pasangan kalian masing-masing…”Ucap Kak Shilla lagi.
“APA?!!”Sontak Cakka,Deva,Oik,dan Silvia terkaget-kaget.
“Cakka,Deva,Oik,Silvia!!kenapa kalian ini?!!”Bentak Kak Shilla lagi.
“Ng…nganu kak…ga…gak papa kok kak!”Ucap Deva terbata-bata.
“Yaudah,oh iya,pasangan-pasangan yang saya sebutkan tadi juga pasangan…untuk acara party di malem terakhir MOS…dan…gak lama lagi habis MOS kita bakal camping di sebuah hutan…ntar wali kelas kalian,miss winda bakal ngasih tau kelompoknya…”Ucap Kak Shilla.”Saya bakal ngebagiin games berbentuk tugas ini pada kalian!ingat!ini harus dikerjakan bersama-sama dengan pasangan kalian masing-masing dan dikumpulkan besok!!jika besok ada yang tidak mengumpulkan,maka ada hukumannya tersendiri.”Ucap Kak Shilla.Lalu ia segera membagikan kertas yang isinya games berbentuk tugas itu.
Setelah selesai membagikan kertas…
”Baik cukup sekian MOS buat hari ini…jangan lupa tugasnya dikerjakan dan dikumpulkan besok…permisi…”Ucap Kak Shilla lalu pergi meninggalkan kelas 10 B.
Anak-anak di kelas 10 B terdiam sesaat lalu mulai berhamburan keluar kelas.
Silvia meniup poninya.Sekaligus membuang nafas.
”Ik,pulang bareng yuk?”Ajak Silvia.
“Bisa aja untung…”Ucap Oik.
“Kok?emang kenapa gak bisa?”Tanya Silvia bingung.
Drrrrttt…
HP Silvia bergetar.
”Tuh HP geter!!”Ucap Oik.Silvia merogoh sakunya.Lalu membaca pesan masuk di HP nya.
“Oh yaudah deh gak papa!gw juga gak bisa!hehehe…yaudah duluan yaa Ik!!byeee!!”Ucap Silvia lalu pergi meninggalkan Oik.
“Jiah si Silvia…gogon juga tau kali kalo anak 10 B semuanya gak bisa pulang bareng kecuali sama pasangannya!dasar silvia gogon!”Ucap Oik ngedumel sendiri.
“Eh!jadi gak ngerjain tugasnya?ngedumel mulu!!”Ucap seseorang menepuk pundak Oik.
“Hehe…sorry!iya jadi…di rumah siapa?gw atau lo?”Tanya Oik pada orang yang menepuk pundaknya.Cakka.
“Hmm…rumah gw gimana?”Tanya Cakka.
“Boleh,boleh,boleh…sekalian biar gw bisa tau rumah lo juga!hehe…”Jawab Oik.
“Oke!!berangkat sekarang yuk!”Ajak Cakka.Oik mengangguk.
Z_Z
Tak Tik Tuk Tak Tik Tuk…
Bingung itu suara apa?
Ternyata…
Itu suara kedua orang remaja yang asyik memainkan HP mereka masing-masing.
Sesekali mereka tersenyum bersama.
Deva dan Silvia.
Apa?Ngapain mereka?
Hmm…
.: Bersambung… :.
Duh gimana ya kelanjutan kisah mereka?
Nantikan di Journey Of Life #4
Keep Comment :)
Posted by Valisha Nabila at 1:11 AM 0 comments

